Inilah dongeng tentang pembuat jam. Dia membuat jam yang sangat baik dan
disukai semua orang.. Uniknya, pembuat jam ini dapat berbicara dengan
jam yang dibuatnya.
Konon, ketika sedang membuat jam, ia bertanya kepada jam itu, "Hai jam,
sanggupkah kamu bekerja berdetak sebanyak 31.536.000 kali dalam
setahun?" Jam tersebut merasa keberatan karena dia merasa tidak sanggup
dengan beban yang begitu banyak.
Maka pembuat jam kembali menawarkan, "Bagaimana kalau sebanyak 86.400
kali dalam sehari?". Karena dirasa beban masih berat, jam masih menolak
hal tersebut. Kembali pembuat jam menawar "Bagaimana jika 3.600 dalam
satu jam saja?". Jam masih saja merasa akan kecapekan bila harus
berdetak selama 3.600 kali dalam satu jam.
Maka akhirnya pembuat jam pun memberikan pilihan terakhir, "Bagaimana
kalau satu kali saja tiap satu detik?" Jam merasa, hal ini tidaklah
berat dan iapun menyanggupinya. Akhirnya jam itu pun dibuat sampai jadi.
Setiap detik jam itu hanya perlu berdetak satu kali saja, bukan
pekerjaan berat, hanya satu kali, dan dalam setahun tanpa terasa, dia
telah berdetak sebanyak 31.536.000 kali.
Memecah pekerjaan besar menjadi pekerjaan kecil, membagi mimpi besar
menjadi mimpi2 kecil, kiat akan lebih mudah menyelesaikannya.
Demikian pula dalam berbisnis kita juga tidak mungkin bisa langsung
membuat sebuah kerajaan bisnis yang besar dan kaya raya. Bahkan bayangan
untuk mencapai itu saja terasa terlalu berat dan tidak masuk akal.
Tetapi kita harus melangkah satu demi satu, setiap hari, setiap minggu.
Kalau Anda tidak sanggup membuat satu perusahaan, maka buatlah rencana
pekerjaan selama satu tahun dengan giat. Kalau hal itu masih dirasa
berat, cobalah untuk mengerjakan pekerjaan Anda pada minggu ini dengan
sebaik-baiknya, atau bahkan pekerjaan hari ini saja sebaik baiknya, dan
ulangi lagi keesokan harinya. Dengan demikian, Anda akan melalui hari
demi hari yang dalam satu dua tahun ke depan usaha Anda akan menjadi
sukses dan besar. Karena setiap hari Anda bekerja sungguh-sungguh.
Bilamana mimpi anda terasa sangatlah susah dicapai, jangan berhenti,
bekerjalah sebaik baiknya, perkecil mimpi itu menjadi target tahun ini
saja, dan bila perencanaan setahun berat, rencanakan saja hari ini,
sebaik baiknya, menuju kesuksesan anda sendiri. Masa depan kita ada
ditangan kita sendiri.
Kamis, 28 Mei 2009
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)

0 komentar:
Poskan Komentar